Penatalaksanaan
Penatalaksanaan berupa terapi konservatif
Pemberian analgetik sederhana atau obat antiinflamasi non steroid, misalnya parasetamol 3-4 x 500-1000 mg, atau ibuprofen 400-800 mg 3-4 kali perhari, natrium diklofenak 2-3 x 25-50 mg/hari pada keluhan artritis, artralgia dan mialgia.
Rencana Tindak Lanjut
- Segera dirujuk ke layanan sekunder untuk penegakan diagnosis pasti kecuali pada lupus berat misalnya yang mengancam nyawa dapat dirujuk ke layanan tersier terdekat.
- Pemeriksaan laboratorium dan follow-up secara berkelanjutan diperlukan untuk memonitor respon atau efek samping terapi serta keterlibatan organ baru.
- Keterlibatan berbagai organ pada LES memerlukan penanganan dari berbagai bidang misalnya spesialis reumatologi, neurologi, nefrologi, pulmonologi, kardiologi, dermatologi, serta hematologi.
Konseling dan Edukasi
Konseling dan edukasi diberikan oleh dokter setelah menerima rujukan balik dari layanan sekunder
- Intervensi psikososial dan penyuluhan langsung pada pasien dan keluarganya.
- Menyarankan pasien untuk bergabung dalam kelompok penyandang lupus.
- Pasien disarankan untuk tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari dan selalu menggunakan krem pelindung sinar matahari, baju lengan panjang serta menggunakan payung.
- Pemantauan dan penjelasan mengenai efek penggunaan steroid jangka panjang terhadap pasien.
- Pasien diberi edukasi agar berobat teratur dan bila ada keluhan baru untuk segera berobat.
Kriteria Rujukan
- Setiap pasien yang di diagnosis sebagai LES atau curiga LES harus dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis anak untuk memastikan diagnosis.
- Pada pasien LES manifestasi berat atau mengancam nyawa perlu segera dirujuk ke pelayanan kesehatan tersier bila memungkinkan.